Tuesday, 23 May 2017

Si Risol Kampung


Foto Su Rima.


Bukan cuma saya lho, yang suka nambah risol saat beli Soto Bogor. Makanya Mamang penjual soto seperti Mang Bonin punya banyak persediaan sekantong besar.
Kulit risol tipis tu renyah di luar, empuk di dalam, pokoknya  bikin nagih! Apalagi kalau kesiram kuah pedas segar beraroma  jeruk limau!

Bulan ramadhan dia nampang seminggu sekali, eh! pernah juga deng sampe 2 kali di meja makan saya. Siramannya sambal kacang encer, di makan selagi hangat.
Orang Bogor sebut "Karoket". Teman-teman di Jakarta sebut  "Risol Kampung"
Memang sama penampakannya dengan Risol Belanda isi kentang dan daging.

Beberapa hari ini anak anak lagi kangen. Sementara warung sarapan di ujung kampung sebelah sudah beberapa bulan nggak pernah bikin lagi. "Capek,bu. Kan masaknya 3 kali" Kata penjual.
Memang sih, harus tumis isi, bikin dadar lalu goreng.

Yasud,  setelah intip resep  NCC, berangkatlah saya dengan PDnya ke warung nenteng bahan-bahannya.
Ibu warung suprise lihat keseriusan saya. Berulang dia bilang "Gampang kok!"

Ahamdulillah bapak bapak yang biasanya ngumpul ngobrol, jam segitu pada menghilang.
Kami  leluasa duduk  di bale. Sefeelingnya dia satukan semua bahan. Waah... Apa saya bisa takar pas kalau nanti bikin lagi?

"Adonannya lebih encer sedikit dari kue dadar,ya bu!" *Hik! Nggak pernah bikin.

Sampai rumah, saya timbang sisa bahan.
Ini rincian dan cara bikinnya.


Foto Su Rima.

Terigu                250  gram
Tepung beras     100  gram
Garam                2 sendok teh

Semuanya dicampur dengan air sedikit-sedikit sampai agak kental tapi tidak encer banget. Pokoknya kalau dituang dengan sendok sayur kelihatan bergelembung. Lalu buat dadar dengan sedikit minyak.

Isinya? Saya bikin sendiri di rumah.

1/2  Bungkus bihun direbus  lalu gunting.
2 Wortel parut kasar, direbus.
1 Batang daun bawang iris
1 Batang saledri ambil daunnya

Haluskan,
3 Bawang Merah
2 Bawang Putih
2 sdt merica
2 sdt ketumbar sangrai
2 sdt garam halus

Tumis semua bumbu halus . Setelah harum masukkan parutan wortel, daun bawang, saledri, plus bihun rebus yang sudah ditiriskan. Aduk sampai bumbu tercampur sempurna.
Finally, letakkan dengan rapih dalam lipatan dadar lalu goreng dengan minyak banyak.

Alhamdulillah percobaan pertama ini sukses. Kalau kata anak saya sih, enak! Mungkin karna bumbunya komplit. Apalagi kalau saya tambahkan royco yang mereka suka.
Atau... Mau senengin mamanya doang? Hehe, yang jelas dari 24 risol itu, saya cuma kebagian 2,sodara sodara! Teeerlaalu!

Karna bikin sendiri, jadi keluarga saya makan dengan cocolan sambal botol, dan mayonaise.
Kalau  men temen pecinta pedes, bisa tambahkan irisan rawit pada isi, atau pada saus kacangnya. Selamat mencoba si Risol Kampung.




8 comments:

  1. Aku suka mbak sama risol, kemarin pas lewat ngeliat ada yg jual tapi inget udah kebanyakan gorengan jadi batal deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Nggak bisa move on dari gorengan. Persis eikeh!

      Delete
  2. Keroket. Hehe. Ini salah satu menu andalan buka puasa. :D

    ReplyDelete
  3. Aku juga suka risol kampung ini mbak, suka yang isinya bihun ato yang sayuran. Dan bener si risol ini cocok buat temen pelengkap makan soto, lontong, apa aja deh sering aku masukin ke dalam makanan. Huehehe.

    *catet resep*, soalnya belum pernah buat risol. Hihi.

    ReplyDelete
  4. risol... saya suka saya suka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau nyicipin doong, kalau mbak Inna bikin pasti lebih uwenakk!

      Delete